Langsung ke konten utama

Hujan dan Tarian di Ruang Tengah

Minggu pagi dibuka oleh hujan yang turun setengah hati. Tidak deras, tidak pula benar-benar gerimis. Aku duduk memegang segelas es kopi cokelat yang dingin. Rasanya biasa saja, bahkan cenderung kurang enak, tapi tetap berusaha kuhabiskan. Bukan karena optimis, melainkan karena aku tahu.. menghargai buatanku sendiri hari ini bisa menghemat puluhan ribu rupiah. 

Minuman itu, segelas es di hari yang dingin, aku teguk dengan perlahan seperti seseorang yang sudah kalah di meja judi, tapi masih cukup nekat untuk kembali menantang kehidupan.

Di ruang tengah, anak sulungku menonton televisi. Sesekali berganti bermain balapan mobil. Dia cukup lihai di usianya yang baru 4 tahun. Yang bungsu entah mengapa terlihat anteng di box-nya. Kesempatan langka itu kugunakan untuk bengong sejenak, membiarkan pikiran berjalan sendiri, menelusuri hidup yang rasanya… nanggung.

Hujan di luar masih sama. Nanggung, seperti kehidupanku. Aku tidak terlalu pintar, tapi juga tidak bodoh. Aku pernah menjuarai olimpiade kimia. Cukup mengesankan, bukan? Namun kau harus lihat cakupan pesertanya: Jateng dan DIY. Sangat spesifik, membuatku tidak terlalu yakin bisa menang melawan siswa Jawa Barat dan Banten. Aku selalu sekolah di sekolah favorit, tapi bukan yang terbaik. Aku, seorang anak dan kakak yang diandalkan, punya pekerjaan yang mapan, namun belum sepenuhnya mampu memikul semua harapan. Aku memiliki banyak skill dan kemampuan. Namun ya sekadar bisa.. Wajahku pun biasa saja, banyak yang lebih cantik, lebih bersinar. Dan akhir-akhir ini, rasanya aku pun tidak maksimal dalam peran apa pun: pekerjaan, pernikahan, juga keibuan.

Lamunanku terhenti ketika si bayi mulai rewel. Aku menggendongnya, lalu membuka ponsel, mengunggah video, lalu memilih lagu. Sedikit demi sedikit, aku mencoba mencari penghidupan dari ruang-ruang kecil dunia maya. Berharap dari hal-hal receh ini, suatu hari bisa terkumpul sesuatu yang besar. Entah bisa konsisten atau tidak, aku sendiri belum tahu.

Tiba-tiba lagunya terdengar cukup asik. Anak bayiku tertawa sambil menggerakkan badannya yang mungil. Aku ikut tertawa melihat tingkahnya. Aku mengajak bayi kecil itu berjoget untuk menambah senyum di bibirnya. Dia paling suka bermain-main dengan ibunya. Tak lama, anak sulungku ikut bergabung. Kami berjoget bertiga sambil bergandengan tangan: tanpa rencana, tanpa beban, tanpa perhitungan.

Dan di sanalah aku tersenyum.

Mungkin hidup memang tidak selalu luar biasa. Mungkin aku hanyalah orang yang sedang-sedang saja dalam banyak hal. Tapi ternyata, di tengah hidup yang terasa nanggung, selalu ada ruang kecil untuk tertawa. Dan barangkali, kebahagiaan tidak menunggu kita menjadi sempurna. Ia cukup hadir saat kita mau ikut menari, meski hujan tak kunjung reda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teks MC Bahasa Inggris di Acara Kuliah Pakar (Stadium General)

Rabu kemarin aku diminta jadi MC di acara kuliah pakar dengan dua pembicara. Satu satunya pembicara dari Turki dan satunya lagi adalah dosen UNS sekaligus mahasiswa post-doc di Dortmund, Jerman. Acaranya alhamdulillah lancar meski didn't run smoothly. So, di sini aku akan share teks MC berbahasa inggris. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan.  Ladies and gentleman, may I have your attention please. Please have a seat because opening ceremony is about to begin. Assalamualaikum wr wb. Good Morning ladies and Gentleman, welcome to  2 nd Floor room, Graduate School, Universitas Sebelas Maret. We would like to express our sincere gratitude to 1.   Excellency The Head of Chemistry Graduate Program / Dr. rer. nat. Fajar Rakhman Wibowo, M.Si 2.   Honourable the speaker from Department of Chemical Engineering, Izmir Institute of Technology/ Prof. Selatahattin Yilmaz, welcome to Indonesia. 3. Honourable the speake...

Tahapan Rekrutmen Medical Delegate Trainee (MDT) PT Nestle Indonesia Oktober-November 2015

Karena banyak yang request, akhirya aku bikin edisi yang more detail.  Posisi MDT PT. Nestle Indonesia bisa didapatkan melalui rekrutmen kampus, jobfair, dan event pencarian kerja lainnya. Rekrutmen kampus mungkin salah satu yang berpeluang besar untuk kita, terutama fresh graduate. UNS Surakarta. Posisi yang ditawarkan adalah Medical Delegate Trainee (MDT). Saat aku mendaftar dulu, secara umum tahap seleksinya ada 7 : short interview, focus group discussion, in depth interview, join visit, final interview, medical check up, dan salary offering. Kalau dari rekrutmen kampus, biasanya kita diminta mengisi form online mengenai biodata kita. Kemudian, pada hari yang sudah ditentukan, kita diminta datang ke tempat seleksi. Pastikan pakai baju yang rapi dan bersepatu. Nestle akan  mengawali rekrutmen dengan memberikan presentasi mengenai introduction about perusahaan. Nestle bergerak di bidang nutrition, health, and wellness. Tagline nya adalah good food, good life. Selanjut...

Jadi MC di Acaranya Profesor Spanyol

Aku sering jadi MC atau moderator. Baik acara non-formal atau pun acara formal. Tapi kali ini beda. Aku diminta jadi MC Stadium General tingkat Fakultas yang pembicaranya adalah Profesor dari Spanyol, Prof. Santiago Gomez-Ruiz. P artner MC ku kali ini adalah kakak tingkat dan pernah jadi finalis Putri Solo. Aku dan kakak tingkatku harus menggunakan bahasa Inggris dalam acara ini. Ya iyalah, soalnya kan pembicaranya ga bisa bahasa Indonesia. Wow. Lengkap sekali momen penting ini ya. Sebelumya aku juga pernah jadi MC berbahasa inggris, tapi selama kuliah baru kali ini. I swear, it's really a big deal for me. Spesial banget. Nah, aku dan kakak tingkatku bikin kata-katanya secara umum. Bagi teman-teman yang membutuhkan text MC dalam bahasa Inggris mungkin bisa mengambil contoh di bawah ini :) Salaam (optional) Good Morning Ladies and Gentlemen Welcome to.... Honorable speaker Honorable the dean of faculty of mathematics and natural sciences Honorable all lecturer...