Langsung ke konten utama

Menjadi Ibu



Kehamilan membuat perbedaan mendalam di diri seseorang dan pasangannya. Sekarang, tiap keputusan kami selalu didasari kesehatan dan kenyamanan kakak. Aku dan mas mutusin untuk nitipin aku dan kakak di rumah orang tuaku sampai lahiran. Aku dan suami harus LDR. Sedih rasanya berpisah lagi tapi  dengan berbagai pertimbangan yang sudah matang, bahkan overcooked, itulah yang terbaik.

Setelah menjalani hari-hari di rumah orang tua, aku jadi lebih sering mengamati mamak. Aku jadi tahu gimana ya perasaan mamak punya anak perempuan yang dikandung, dilahirkan, dibesarkan lalu dinikahkan eh terus tinggalnya jauh. Dulu aku sering protes kalo sedikit-sedikit disuruh pulang, tapi sekarang ya wajar banget kayaknya. Apalagi ibu cenderung lebih sehati dengan anak perempuan. Kedatanganku di sini jadi obat banget untuk mamak. Belum lahir anakku, tapi mamak sudah ikut mengurus dia. Menyiapkan sayur dan buah untukku, nyetelin murrotal deket perutku, dan beliin baju-baju untuk bayi lucuku kelak. Meski di sela-sela itu mamak kadang mbatin sedih, nanti kalo sudah lahiran, aku dan anakku bakal balik lagi ke Kalimantan dan jarang pulkam. Tapi mamak ngerti alasannya, karena jauhnya dan sekarang tanggung jawabku sudah beda. Meski begitu, aku tetap janji ke diri sendiri, sebisa mungkin aku akan berusaha sering pulang.

Kelak, aku pun harus menata hati. Anakku bukan milikku. Dia titipan Allah yang diamanahkan di rahimku. Besok anakku punya pilihan. Dia punya pemikiran sendiri. Walaupun si kakak belum lahir, entah kenapa ada perasaan sedih kalau bayangin dia besar, mandiri dan sudah gak bergantung sama aku. Tapi semua itu akan terjadi dan pasti terjadi insya Allah. Maka, aku nikmati hari-hari sekarang berduaan dengan bayiku di dalam perut, menanti bulan-bulan dia dilahirkan. Besok aku pun akan menikmati masa-masa indah mengurusnya. Sampai akhirnya dia bisa duduk, berjalan, berlari dan bisa menggapai cita-citanya. Jangan cepet-cepet ya, kak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teks MC Bahasa Inggris di Acara Kuliah Pakar (Stadium General)

Rabu kemarin aku diminta jadi MC di acara kuliah pakar dengan dua pembicara. Satu satunya pembicara dari Turki dan satunya lagi adalah dosen UNS sekaligus mahasiswa post-doc di Dortmund, Jerman. Acaranya alhamdulillah lancar meski didn't run smoothly. So, di sini aku akan share teks MC berbahasa inggris. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan.  Ladies and gentleman, may I have your attention please. Please have a seat because opening ceremony is about to begin. Assalamualaikum wr wb. Good Morning ladies and Gentleman, welcome to  2 nd Floor room, Graduate School, Universitas Sebelas Maret. We would like to express our sincere gratitude to 1.   Excellency The Head of Chemistry Graduate Program / Dr. rer. nat. Fajar Rakhman Wibowo, M.Si 2.   Honourable the speaker from Department of Chemical Engineering, Izmir Institute of Technology/ Prof. Selatahattin Yilmaz, welcome to Indonesia. 3. Honourable the speake...

Tahapan Rekrutmen Medical Delegate Trainee (MDT) PT Nestle Indonesia Oktober-November 2015

Karena banyak yang request, akhirya aku bikin edisi yang more detail.  Posisi MDT PT. Nestle Indonesia bisa didapatkan melalui rekrutmen kampus, jobfair, dan event pencarian kerja lainnya. Rekrutmen kampus mungkin salah satu yang berpeluang besar untuk kita, terutama fresh graduate. UNS Surakarta. Posisi yang ditawarkan adalah Medical Delegate Trainee (MDT). Saat aku mendaftar dulu, secara umum tahap seleksinya ada 7 : short interview, focus group discussion, in depth interview, join visit, final interview, medical check up, dan salary offering. Kalau dari rekrutmen kampus, biasanya kita diminta mengisi form online mengenai biodata kita. Kemudian, pada hari yang sudah ditentukan, kita diminta datang ke tempat seleksi. Pastikan pakai baju yang rapi dan bersepatu. Nestle akan  mengawali rekrutmen dengan memberikan presentasi mengenai introduction about perusahaan. Nestle bergerak di bidang nutrition, health, and wellness. Tagline nya adalah good food, good life. Selanjut...

Jadi MC di Acaranya Profesor Spanyol

Aku sering jadi MC atau moderator. Baik acara non-formal atau pun acara formal. Tapi kali ini beda. Aku diminta jadi MC Stadium General tingkat Fakultas yang pembicaranya adalah Profesor dari Spanyol, Prof. Santiago Gomez-Ruiz. P artner MC ku kali ini adalah kakak tingkat dan pernah jadi finalis Putri Solo. Aku dan kakak tingkatku harus menggunakan bahasa Inggris dalam acara ini. Ya iyalah, soalnya kan pembicaranya ga bisa bahasa Indonesia. Wow. Lengkap sekali momen penting ini ya. Sebelumya aku juga pernah jadi MC berbahasa inggris, tapi selama kuliah baru kali ini. I swear, it's really a big deal for me. Spesial banget. Nah, aku dan kakak tingkatku bikin kata-katanya secara umum. Bagi teman-teman yang membutuhkan text MC dalam bahasa Inggris mungkin bisa mengambil contoh di bawah ini :) Salaam (optional) Good Morning Ladies and Gentlemen Welcome to.... Honorable speaker Honorable the dean of faculty of mathematics and natural sciences Honorable all lecturer...