Langsung ke konten utama

Batas Air dan Kesabaran (bagian 3)

Pada hari-hari ketika langit terlalu rendah dan hujan turun tanpa jeda, aku belajar bahwa air bukan sekadar jatuh dari atas kepala. Ia datang membawa ujian, menyusup pelan ke dalam rumah, lalu diam-diam mengaduk-aduk perasaan. Banjir selalu punya cara sendiri untuk mengingatkan manusia bahwa ada hal-hal yang berada di luar kendali, dan bahwa tidak semua bisa diselamatkan.


Ada beberapa hal yang tidak aku suka dari banjir. Yang pertama adalah ketika barang-barang dan kenangan hilang bersamaan. Air tidak memilah mana benda dan mana cerita; semuanya direndam, dilenyapkan, dipaksa pergi. Foto-foto lama, catatan kecil, dan barang yang terlihat sepele ternyata menyimpan potongan hidup. Saat semuanya luruh, aku tersadar bahwa dunia memang rapuh, dan bahwa yang benar-benar abadi hanyalah apa yang Allah titipkan di dalam ingatan dan hati.


Hal kedua adalah rasa lapar yang bercampur takut. Perut kosong, sementara pikiran dipenuhi kemungkinan terburuk. Rasa takut membuat lapar terasa lebih perih, lebih sunyi. Di saat seperti itu, aku memahami betapa lemahnya manusia—dan betapa seringnya nama-Nya terucap justru ketika segalanya terasa tak pasti. Banjir mengajariku bahwa pasrah bukan tanda menyerah, melainkan bentuk kepercayaan paling jujur kepada Tuhan.


Yang paling menyiksa adalah bau khas kain basah. Bau yang menetap, menempel di pakaian, dinding, dan udara, seolah menolak pergi meski hari sudah berganti. Ia baru benar-benar hilang setelah dua minggu, atau lebih. Seperti luka yang tidak bisa dipercepat sembuhnya. Dari bau itu, aku belajar tentang sabar yang sesungguhnya: menerima proses, menjalani hari demi hari, dan percaya bahwa segala yang tidak nyaman pun punya batas waktu.


Banjir tidak datang dengan kelembutan. Ia meninggalkan kekacauan, kelelahan, dan kehilangan. Namun di balik semua itu, ada iman yang dipaksa tumbuh, doa yang lebih lirih tapi jujur, dan hati yang belajar tunduk. Banjir membuatku terus menyebut nama-Nya, bukan karena semuanya baik-baik saja, melainkan karena hanya kepada-Nya aku bisa benar-benar bersandar.


Dan mungkin itulah hikmah yang paling diam namun paling dalam: bahwa di antara air yang naik dan bau yang bertahan, Tuhan sedang mengajarkan manusia untuk melepaskan, bersabar, dan percaya—bahwa setelah semua surut, yang tersisa bukan hanya rumah yang dibersihkan, tetapi hati yang lebih lapang.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teks MC Bahasa Inggris di Acara Kuliah Pakar (Stadium General)

Rabu kemarin aku diminta jadi MC di acara kuliah pakar dengan dua pembicara. Satu satunya pembicara dari Turki dan satunya lagi adalah dosen UNS sekaligus mahasiswa post-doc di Dortmund, Jerman. Acaranya alhamdulillah lancar meski didn't run smoothly. So, di sini aku akan share teks MC berbahasa inggris. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan.  Ladies and gentleman, may I have your attention please. Please have a seat because opening ceremony is about to begin. Assalamualaikum wr wb. Good Morning ladies and Gentleman, welcome to  2 nd Floor room, Graduate School, Universitas Sebelas Maret. We would like to express our sincere gratitude to 1.   Excellency The Head of Chemistry Graduate Program / Dr. rer. nat. Fajar Rakhman Wibowo, M.Si 2.   Honourable the speaker from Department of Chemical Engineering, Izmir Institute of Technology/ Prof. Selatahattin Yilmaz, welcome to Indonesia. 3. Honourable the speake...

Tahapan Rekrutmen Medical Delegate Trainee (MDT) PT Nestle Indonesia Oktober-November 2015

Karena banyak yang request, akhirya aku bikin edisi yang more detail.  Posisi MDT PT. Nestle Indonesia bisa didapatkan melalui rekrutmen kampus, jobfair, dan event pencarian kerja lainnya. Rekrutmen kampus mungkin salah satu yang berpeluang besar untuk kita, terutama fresh graduate. UNS Surakarta. Posisi yang ditawarkan adalah Medical Delegate Trainee (MDT). Saat aku mendaftar dulu, secara umum tahap seleksinya ada 7 : short interview, focus group discussion, in depth interview, join visit, final interview, medical check up, dan salary offering. Kalau dari rekrutmen kampus, biasanya kita diminta mengisi form online mengenai biodata kita. Kemudian, pada hari yang sudah ditentukan, kita diminta datang ke tempat seleksi. Pastikan pakai baju yang rapi dan bersepatu. Nestle akan  mengawali rekrutmen dengan memberikan presentasi mengenai introduction about perusahaan. Nestle bergerak di bidang nutrition, health, and wellness. Tagline nya adalah good food, good life. Selanjut...

Jadi MC di Acaranya Profesor Spanyol

Aku sering jadi MC atau moderator. Baik acara non-formal atau pun acara formal. Tapi kali ini beda. Aku diminta jadi MC Stadium General tingkat Fakultas yang pembicaranya adalah Profesor dari Spanyol, Prof. Santiago Gomez-Ruiz. P artner MC ku kali ini adalah kakak tingkat dan pernah jadi finalis Putri Solo. Aku dan kakak tingkatku harus menggunakan bahasa Inggris dalam acara ini. Ya iyalah, soalnya kan pembicaranya ga bisa bahasa Indonesia. Wow. Lengkap sekali momen penting ini ya. Sebelumya aku juga pernah jadi MC berbahasa inggris, tapi selama kuliah baru kali ini. I swear, it's really a big deal for me. Spesial banget. Nah, aku dan kakak tingkatku bikin kata-katanya secara umum. Bagi teman-teman yang membutuhkan text MC dalam bahasa Inggris mungkin bisa mengambil contoh di bawah ini :) Salaam (optional) Good Morning Ladies and Gentlemen Welcome to.... Honorable speaker Honorable the dean of faculty of mathematics and natural sciences Honorable all lecturer...